5 Faktor yang Membuat Foto Makanan Tampak Professional

Leave a Comment


What Makes a Food Photo “Professional Looking”?
Jika di kepalamu memiliki pertanyaan diatas, maka dapat dikatakan kamu berada 1-step didepan teman yang iseng-iseng mengambil foto dan Jika kamu hadir pada social media seperti Facebook, Instagram, Pinterest ataupun Tumblr, makan kamu telah melihat banyak sekali Foto bertema Makanan yang Jelek dan beberapa ada juga yang Indah dan aja juga yang Menggiurkan. 

Bagi orang awam, mengambil photo makanan yang indah dengan iPhone sama saja dengan mengambilnya dengan Kamera Digital bedanya hanya jika memakai Kamera Digital kelihatan lebih professional.

Perspektifnya benar, tapi lebih tepatnya jika kita hapus kata "kelihatan" dari kata "kelihatan lebih professional" karena umumnya pemakai Kamera Digital yang mendalami bidang fotografi, membutuhkan effort lebih, mulai dari segi secara teknikal pemakaian kamera dan setting kamera, objeknya dll. Seperti : penerangannya, white balance, contrast, warna, dll yang menjadi aspek pertimbangan seperti apa hasil foto akhirnya.

Tapi, kembali lagi kepada pengetahuan individu masing-masing tentang bagaimana bijaksananya mereka dalam menggunakan kamera, guys.

Nah bagi kamu yang ingin tahu faktor apa saja yang membuat Food Photography kelihatan professional. Yuk, simak di bawah.


5 Factors that make a food photo "professional looking" / 5 faktor yang membuat foto makanan tampak professional - Flavary

1. Tren
Sama seperti teknologi, Food Photography juga dipengaruhi oleh Tren. Beberapa tren pada Food Photography biasanya mengarah kepada foto yang disukai pada saat terpampang di "Social Media". Dan biasanya orang awam cenderung men-judge orang ini jago atau bisa dibilang "Professional" dibidang Food Photography.
Tentu, tidak semua fotografer memerlukan foto seperti itu, tapi kami pikir sekarang memang lagi Tren-nya Food Photography yang Casual guys. Jika kamu tidak ingin mengikutinya, kami menyarankan kamu untuk perbanyak membaca karena dari membaca kamu mendapatkan ilmu yang digunakan untuk membentuk karakter fotomu sendiri.

2. Lighting (Pencahayaan)
Jelas faktor agar Food Photomu kelihatan Professional adalah Lighting. Lighting tidaklah semudah yang dikira guys, apalagi pada makanan. Beda makanan tentunya beda ukuran, tekstur, dan kualitas sehingga memanfaatkan lighting untuk beberapa variabel ini memerlukan pengembangan skill yang tidak mudah.
Inilah yang membedakan kami dengan fotografer lain. kami menggunakan sumber cahaya yang berbeda untuk jenis makanan yang berbeda. Kami menggunakan kaca, reflektor, dll agar makanan tersebut tampak lebih menggiurkan. 
Yep, tentunya tidak banyak orang yang memiliki keahlian ini. Apalagi untuk iklan, fotografer biasanya dituntut agar makanannya dapat memberi informasi "Lezat" dan tampak menggiurkan untuk menarik pembeli dan tentunya meningkatkan penjualan. 

Tips : Jika ingin Food Photo-mu bagus, fokuslah ke arah bagaimana cahaya tersebut mempengaruhi makanan. Daripada apakah cahaya tersebut cukup untuk menyinari makanan agar lebih terang.
Banyak Food Photo dari social media yang tampak bagus pada pandangan pertama, jika kamu telah mempelajarinya, maka kamu akan menyadari elemen yang kurang dari foto tersebut.

3. Styling
Kebanyakan kamu pasti 'tidak mengerti' cara styling, kadang kalau styling banyak rempahan atau receh atau remah yang tujuannya memperindah tapi sebaliknya.
Jadi tidak ada yang salah dengan rempahan atau recehan atau remah-remah tetapi harus menggunakan teknik yang benar. Sama halnya juga dengan memotong kue, foto pemotongan kue dengan angle yang tepat dapat membuat kue tersebut lebih menggiurkan lho !

4. Exposure
Ini hanya digunakan oleh pengguna Kamera Digital, Guys. Dan ini juga salah satu faktor kenapa bisa dikatakan pengguna "Kamera Digital" lebih banyak effort karena hingga sekarang smartphone yang dihasilkan masih belum maksimal membenamkan setting ini pada jiwa smartphone.
Kelebihan exposure sendiri adalah dapat menyelipkan efek ke dalam foto tanpa editan. Pastinya harus dipelajari dulu, Guys.

5. Fokus
Fotografer cenderung mempunyai banyak area diluar fokus, hal ini digunakan untuk menuntuk mata yang melihat ke dalam komposisi hanya yang ditujukan. Foto yang jelek cenderung tidak menampilkan atau memfokuskan tekstur secukupnya, sebaliknya malah menampilkan sedikit atau terlalu banyak.
Jika ingin foto kalian terlihat bagus, fokuslah pada daerah yang tajam dengan pencahayaan yang cukup dan tidak berantakan.

Jadi guys, lain kali jika kamu melihat Food Photo yang menurut kamu bagus, boleh di coba di posting di kolom comment dan kita analisa seperti yang sudah kamu baca diatas. Jika foto tersebut indah dan dapat membuat orang ingin memakannya, maka foto tersebut memanglah bagus.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment